VickyApp
Buka menu navigasi

Profil

Tentang saya

Bagian ini menjelaskan latar belakang, cara saya mengambil keputusan, dan riwayat kerja yang bisa Anda periksa.

Singkatnya

Siapa yang mengerjakan ini

Saya masuk ke dunia IT lewat kabel jaringan, bukan lewat presentasi.

Sekolah menengah saya jurusan Teknik Komputer dan Jaringan, dan pekerjaan pertama yang benar-benar saya banggakan adalah memasang jaringan lokal satu sekolah supaya ujian digital bisa berjalan. Sampai sekarang cara kerja saya belum banyak berubah: masalahnya harus benar-benar selesai, bukan hanya terlihat selesai.

Dari situ saya pindah ke sisi yang lebih tidak terlihat: server, penyimpanan, dan jaringan yang membuat layanan lain bisa berjalan. Saya belajar bahwa pekerjaan ini sebagian besar tentang membuat sistem bisa dirawat orang lain — bukan tentang siapa yang paling cepat mengetik perintah.

Hari ini saya bekerja pada infrastruktur hybrid cloud: klaster virtualisasi dan penyimpanan yang tersebar di lebih dari satu data center, platform kontainer untuk produk yang dijual ke klien, dan otomasi untuk pekerjaan yang seharusnya tidak dikerjakan manual dua kali.

Kalau Anda ingin tahu bagaimana keputusan teknis saya diambil, bagian Pendekatan di bawah merangkumnya. Untuk riwayat kerja dan studinya, ada di halaman Tentang.

Pendekatan

Cara saya bekerja

Empat kebiasaan yang menentukan bagaimana saya mengambil keputusan teknis. Ini bukan nilai-nilai perusahaan — ini hal yang bisa Anda nilai dari hasil kerja saya.

  1. 01Masalahnya lebih dulu, alatnya belakangan

    Sebagian besar permintaan datang dalam bentuk solusi yang sudah dipilih. Saya selalu menelusuri kembali ke masalah aslinya, karena sering kali jawabannya jauh lebih murah — atau ternyata tidak perlu dibangun sama sekali.

  2. 02Sistem yang bisa dijelaskan lebih mudah dirawat

    Solusi paling canggih tidak berguna kalau hanya satu orang yang paham. Saya memilih rancangan yang lebih sederhana bila selisih manfaatnya kecil, dan menuliskan alasannya supaya keputusan itu bisa ditinjau ulang.

  3. 03Ukur sebelum dan sesudah, bukan saat presentasi

    Perbaikan tanpa angka hanyalah pendapat. Saya menetapkan apa yang akan diukur sebelum mulai bekerja, dan tetap melaporkan hasilnya ketika angkanya tidak sesuai harapan.

  4. 04Terjemahkan, jangan sederhanakan

    Penjelasan teknis untuk audiens non-teknis tidak perlu memakai analogi yang menyesatkan. Yang dibutuhkan adalah urutan yang benar: apa dampaknya, apa kendalanya, baru bagaimana cara kerjanya.

Pengalaman

Tempat saya mengerjakan ini

Ditulis sebagai hasil, bukan sebagai daftar tanggung jawab. Setiap angka di sini bisa ditelusuri ke studi kasus di halaman Karya.

  1. Mei 2024 – sekarang

    System Administrator & DevOps EngineerPT. Gema Teknologi Cahaya Gemilang (Thrive — konsultan TI)Jakarta Barat

    Merancang dan mengoperasikan infrastruktur yang menopang lini produk baru: platform kontainer yang dijual ke klien, dua klaster virtualisasi lintas data center, dan armada server hosting produksi.

    • Merancang klaster Docker Swarm 11 node dari nol — 1 node khusus ingress Traefik, 3 manager, dan 7 worker — untuk meluncurkan lini produk Container-as-a-Service yang menjalankan sekitar 300 kontainer aktif.
    • Mengintegrasikan Portainer API dengan alur kerja n8n, sehingga pembuatan instance aplikasi untuk klien baru berjalan otomatis tanpa provisi manual.
    • Mengelola dua klaster Proxmox VE yang masing-masing dipasangkan dengan penyimpanan terdistribusi Ceph, tersebar di dua data center fisik (IDC dan Biznet TechnoVillage), dengan total 56 TB kapasitas mentah.
    • Menyediakan penyimpanan objek terdistribusi yang kompatibel S3 melalui MinIO, serta basis data PostgreSQL terklaster.
    • Menyiapkan, mengeraskan, dan merawat 12 server WHM/cPanel — bare-metal maupun virtual — yang melayani lebih dari 1.000 akun pengguna aktif tanpa gangguan kritis.
    • Merawat infrastruktur produksi AWS di beberapa Availability Zone (EC2, VPC, ALB, IAM, Security Groups, CloudTrail) untuk akun enterprise.
    • Bekerja bersama Security Operations Center: menindaklanjuti laporan insiden dan peringatan Wazuh SIEM menjadi pengerasan server, aturan firewall, mitigasi IP, dan perbaikan kerentanan di tingkat sistem operasi.
    • Membangun topologi DNS internal terdistribusi dengan PowerDNS (1 primary, 2 secondary), merutekan lalu lintas internal lewat HAProxy dan Nginx Proxy Manager, mengamankan perimeter dengan Cloudflare, membangun gateway VPN WireGuard, dan menangani pemasangan HPE ProLiant DL380 Gen10 sebagai eskalasi tingkat tiga.
  2. November 2023 – April 2024

    IT Network & System AdministratorPT. Siscom ERP SoftwareJakarta Barat

    Menjaga sistem ERP yang dipakai klien tetap berjalan, sekaligus memangkas biaya cloud berulang dengan memindahkan beban kerja kembali ke kantor.

    • Memindahkan 5–6 beban kerja produksi dari AWS kembali ke virtualisasi Proxmox di kantor, memangkas biaya operasional cloud berulang tanpa menghentikan layanan.
    • Mengelola server Linux dan Windows Server produksi beserta basis data Microsoft SQL Server berukuran multi-gigabyte yang melayani banyak pengguna ERP desktop secara bersamaan.
    • Menjaga kestabilan bandwidth, routing, dan konektivitas VPN kantor menggunakan router MikroTik.
    • Menulis cron job Bash untuk dump basis data terjadwal dan pencadangan status sistem ke penyimpanan Nextcloud milik sendiri, menghapus rutinitas pencadangan manual.

Pendidikan

Dari mana dasarnya datang

Satu jalur vokasi yang praktik sejak awal, dan satu jalur akademik yang sedang berjalan.

  1. 2026 – sekarang

    S1 Sistem InformasiUniversitas Terbuka

    Mempelajari bagaimana keputusan infrastruktur teknis terhubung dengan sistem organisasi dan bisnis yang lebih luas — bagian yang biasanya baru terasa kurang ketika anggaran harus dipertanggungjawabkan.

  2. 2020 – 2023

    Teknik Komputer dan JaringanSMKN Rajapolah

    Membangun arsitektur LAN terdistribusi skala sekolah untuk ujian digital resmi, dan menyiapkan lingkungan hosting web Linux dengan WHM/cPanel.

Bidang kerja

Bidang yang saya kerjakan

Setiap bidang dijelaskan dari dampaknya lebih dulu. Detail teknis tersedia bila Anda membutuhkannya.

01Sistem & infrastruktur

Menjaga komputer yang menjalankan sebuah layanan tetap hidup, aman, dan tidak merepotkan ketika ada yang rusak.

Perkakas dan istilah teknis9 item
  • Linux (Debian, Ubuntu, Rocky Linux)
  • Windows Server
  • HPE ProLiant DL380 Gen10
  • Bare-metal provisioning
  • systemd
  • RAID & ZFS
  • WHM/cPanel
  • Mailcow
  • Zabbix

02Virtualisasi & penyimpanan

Menyatukan banyak mesin menjadi satu kumpulan sumber daya bersama, sehingga satu mesin mati tidak menghentikan layanan.

Perkakas dan istilah teknis8 item
  • Proxmox VE
  • KVM
  • Ceph (distributed storage)
  • MinIO (S3-compatible)
  • ZFS
  • LVM
  • NFS & SMB
  • Snapshot & replication policy

03Kontainer & otomasi

Membuat aplikasi bisa dijalankan dan diperbarui berulang kali dengan hasil yang sama, tanpa langkah manual.

Perkakas dan istilah teknis10 item
  • Docker
  • Docker Swarm
  • Kubernetes
  • Traefik
  • Portainer API
  • n8n
  • GitHub Actions
  • Bash
  • Python
  • Go

04Jaringan & pengiriman layanan

Merancang jalur yang dilalui data, dan menjaga jalur itu tetap cepat serta benar.

Perkakas dan istilah teknis9 item
  • PowerDNS (primary/secondary)
  • HAProxy
  • Nginx Proxy Manager
  • Traefik
  • WireGuard
  • MikroTik
  • Cloudflare (DNS, WAF, CDN, SSL/TLS)
  • Mailcow
  • Exim SMTP relay

05Cloud & keamanan operasional

Memakai layanan cloud dengan aman, dan berhenti membayar untuk yang ternyata tidak diperlukan.

Perkakas dan istilah teknis9 item
  • AWS (EC2, VPC, ALB, RDS, S3)
  • AWS IAM & Security Groups
  • AWS CloudTrail
  • Cloudflare WAF
  • Wazuh SIEM
  • Prometheus
  • Grafana
  • Loki
  • Incident response